Celoteh Benak






         

May 8, 2009

Untuk Wisni

Filed under: Uncategorized — celotehbenak @ 11:35 pm

Ukhuwah itu bukan terletak pada pertemuan, bukan pada manisnya senyum di bibir, tetapi pada ingatnya seseorang terhadap saudaranya di dalam doanya

-Al-Ghozali-

Hari ini adalah ulang tahun sahabat saya.  Sahabat yang telah sewindu saya mengenalnya.  Wanita yang semoga semakin mengenal baik Tuhannya.  Tuhan Yang telah memberikan lelaki yang membantu menyempurnakan agamanya.  Tuhan Yang telah meluaskan rizqinya.  Tuhan Yang telah menerbangkannya ke beberapa kota indah pemandangannya. Fabiayyi alaa irobbikuma tukadzdzbaan.

Kawan, hari ulang tahun memang hari yang istimewa.  Menjadi istimewa karena perhatian tulus, semisal SMS, telpon, testimonial, comment wall, ceplokan telor, dari orang terdekat yang kita sayangi.  Tanpa itu semua, hari ulang tahun tak ubahnya hari-hari biasa yang berlalu tergerus gegas waktu.

Masa lalu yang tak akan pernah kembali.  Setiap orang memiliki masanya sendiri. Dan kelak, yang paling penting, bukan berapa lama tahun yang kamu lewati.  Tetapi, bagaimana kamu menjalani kehidupanmu sepanjang tahun-tahun tersebut*.  Jalan hidup yang merupakan kapasitas dan kadar kemampuan dari hamba yang telah Allah berikan untuknya.  Dan kelak, hanya orang-orang yang khusyuk sajalah yang dapat memenuhi seruan; hayya alal falah – mari meraih kebahagiaan.

Entah apa yang terjadi kelak; wajah yang menghitam atau wajah penuh cahaya.  Tak pantas pula kiranya berandai-andai untuk kehidupan akhirat.

“Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri.Dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar)

QS. 52 : 48-49

Wahai jiwa yang merindukan kebahagiaan, untukmu saudariku, selamat ulang tahun.  Semoga yang terbaik dari Yang Maha Hidup dan Yang Maha Mematikan, Yang Maha Pemberi Manfaat dan Yang Maha Pemberi Mudharat, senantiasa tercurah untukmu, untuk lelakimu, untuk keluargamu, dan untuk orang-orang yang dekat di sekitarmu.  Amiiin.

*Abraham Lincoln